See, Listen, Think and Write


Congratulation Guys
Juni 26, 2006, 4:59 am
Diarsipkan di bawah: Uncategorized


Hari ini aku ngampus. Janjian ma uwie tuk ngebahas terjemahan tentang encoder. Baru naruh tas, tiba tiba ifan manggil ke lab sebelah. Ternyata Ifan ma anto tuh seminar hari ini. Ditinggal lagi deh. padahal dulu dah janjian mau seminar bareng. Hiks…giliran gue kapan yah. ???

Dan ternyata besok tuh Mbak Yuyun, Nawir, Mirza, Abe ma Pence tuh bakal di wisuda. Selamat deh. Akhirnya anak-anak TN banyak juga yang keluar. Besok ngampus lagi ah… mau ngeliat gimana tampang mereka di wrapping ma toga. hehehehehehe…



Bubble gum, suka banget
Juni 20, 2006, 12:35 pm
Diarsipkan di bawah: Uncategorized


Rasa ngantuk yang selalu datang tiap kali membaca di angkot akhirnya bisa teratasi. Ga peduli lama perjalanannya maupun besar atau kecilnya huruf di buku yang aku baca. Kuncinya hanya satu, ngunyah dua permen karet secara bergantian selama sejam. Ketiduran di angkot benar-benar bisa dihindari. So tatapan aneh dari penumpang lain da ga ada lagi akibat ketiduran ga ada lagi, tapi berganti tatapan aneh gara-gara ngeliat ce berkudung nguyah perment karet. Hehehehehe, but who cares yang penting satu sidrom dah teratasi.


Kenapa yah baru nyoba sekarang. Coba dah ngunyah dari dulu, tumpukan buku-buku yang blom dibaca bisa sedikit berkurang. Bayangkan aja, jarak rumah ke kampus tuh menghabiskan waktu sejam. Paling ga beberapa chapter bisa aku selesaikan. Iya kan?


Balik ke permen karet sendiri, aku masih ingat waktu kecil perment karet yang dijual di warung tuh bentuknya bundar warna-warni dan harganya cuman Rp 25. Rasanya yang manis banget bikin aku ga bisa ngulum lama-lama alias langsung aku telan. Dan ini yang bikin M sempat marah. Sampai wanti-wanti ga boleh beli permen karet. Hehehe…permen karet kan emang bukan untuk ditelan, dasar anak aneh…Tapi karena emang dah terlanjur suka, aku tetap beli. Sepanjang ga ketahuan M, ga masalah. Lagian ada alasan lain. Saat itu cuman aku yang blom bisa ngebentuk bubble dari permen karet. Padahal eva ma teman-teman yang lain dah jago banget. Mereka bisa buat sampai bentuknya tuh besar banget. Bahkan sampai bentuk bundar diganti ma persegi panjang yang dibungkus ma kertas, trus ada disisipkan gambar berwarna yang bisa dijadikan tato yang hilang pas kena sabun, aku tetap ga bisa. Setelah nanya sana sini, jawabannya hampir semua sama. Kulum permen karet sampai rasa manisnya hilang (JANGAN LANGSUNG DITELAN), trus pipihkan bentuknya dengan bantuan lidah dan langit langit, trus taruh di ujung lidah dorong sampai terbentuk mangkuk trus tiup deh. Hehehe…awalnya ga satupun balon yang bisa terbentuk, tapi lama kelamaan, aku jadi salah satu peniup handal. Pernah balon yang aku tiup sebesar kepalaku. ^_^ Thanks to Eva deh. Gimana pun juga itu semua karena kesabarannya ngajarin aku.

Years by years, trend permen karet berganti dengan permen yang bisa meledak di mulut ma jajanan yang makin bervariasi. Aku juga dah beralih ma cokelat. Selama beberapa tahun aku ga’ pernah ngelirik mereka lagi. Sampai akhirnya, mereka nongkrong lagi di kantong tasku. Aku pilih yang sugar free, soalnya takut ada masalah ma gigiku. Gigi berlubang sakitnya amit-amit. Cukup sekali deh.


Sayangnya ada efek samping yang aku rasakan kalau dah ngunyah terlalu lama. Perutku jadi kembung. Kenyang ma angin. Koq bisa yah? Aku dah nanya di om google dan jawabannya yang ada malah membingungkan.
Aku ga ngerti ma istilah biologi. Yah pelajaran ini emang paling aku hindari.



Eternal sunshine in the spotless mind.
Juni 13, 2006, 2:13 am
Diarsipkan di bawah: Uncategorized

Film yang dah lama banget aku cari. Akhirnya sabtu kemarin ketemu juga. Ini salah satu film di mana gaya noraknya jim carrey ga’ terlihat. Hehehehe…ceritanya lumayan berat. Beda banget ma film-film seblomnya. Sebut aja, The mask, Ace Ventura, me myself and Irene, liar-liar, Bruce All mighty. Jangan harap menemukan bakal nemukan Jim carrey yang konyol di film ini. He’s totally different.

Alurnya yang maju mundur terasa membingungkan. Tapi yang menarik adalah cerita tentang gadgetnya. Di film ini ada alat yang bisa menghapus ingatan manusia. Tinggal bilang aja ma dokternya bagian apa yang mau di hapus. Alat ini akan segera mendeteksi di bagian mana saja kenangan itu tersimpan dan dalam tinggal nekan tombol di keyboard semuanya hilang. Ketika bangun keesokkan paginya, you’ll never know that you had it. Itu yang dilakukan Joel ketika tahu bahwa clementine mendatangi dokter yang sama untuk menghapus kenangan yang telah terajut. Alasan clementine hanya karena dia ngerasa jadi pribadi yang lain ketika berjalan bareng Joel. Besides she said she was impulsive.

Walau akhirnya semua proses itu berhasil, toh nyatanya mereka bertemu, kenalan lagi, dan……..

I like this movie especially about the banishing memory. Sebenarnya bukan hal baru lagi sih. Soalnya di beberapa film tuh dah ada, walau prosesnya beda. Contohnya aja penanaman chip. Mmmm…Will scientist on this earth find it someday? It will be really difficult. But nothing is impossible. Hehehehe…if there was such equipment, I wouldn’t try it. I admit there are some embarrassing and painful moments. But I will never ask someone to erase it. They are parts on me. Something makes my life more colorful. (ciye…). Laughing and crying are needed, sometimes. :P



Here It Goes Again
Juni 9, 2006, 7:41 am
Diarsipkan di bawah: Uncategorized
Are you waiting for this event? Not me
Soalnya dah ga ngeh lagi ma pertandingan yang benar-benar di tunggu ma hampir semua orang di belahan dunia. Gimana ga’, semua yang ikut kompetisi ini adalah 32 negara yang dah lewat masa kualifikasi. Dan ga disangsikan lagi gimana aksi mereka di lapangan hijau yang kalau ga salah ukurannya panjangnya tuh 100-110 m. hehehehe…Cuman itu yang tersisa diingatanku. Soal football sendiri, aku ga begitu suka. Mending juga basket or volly. Walau dulu tuh ikutan begadang karena terpengaruh ma lingkungan sekitar yang jelas gila banget ma bola. Masuk kelas, tema pertama yang dibahas tuh tentang hasil pertandingan semalam. Dan satu alasan lagi napa rela begadang, beberapa pemainnya lumayanlah…hehehe…What a girl!!!
Kegembiraan menyambut ajang ini ga cuman terasa di kantor, dengan jadwal mereka untuk nonton bareng sambil main playstation, tapi di jalan-jalan juga dah terlihat. Dari bendera-bendera tiap negara yang di pasang sampai acara nonton bareng yang diadakan ma kantor lain (tadi liat persiapannya PLN), cafe, pub dan berita terakhir yang aku baca di kompas, ternyata SBY juga gi ngatur jadwal untuk nonton bareng ma warga istana. hehehehe…segitu hebohnya.
Aku sih ga ikutan. Ga tau kenapa tahun ini ga begitu menarik. Ga seperti beberapa tahun lalu. Sampai ikutan begadang ma sepupu-sepupuku. Tapi tahun ini ga’ deh. Tapi final tetap wajib tuk di tonton. Untuk malam ini yah ga masalah ngintip dikit. Mau ngeliat gimana pertandingan perdananya. Sekalian mau baca bahan-bahan skripsiku yang masih dalam proses penulisan bab 4. Semoga aja ga ngantuk ^_^
Satu yang pasti kehebohan menyambut piala dunia sebulan ini akan diikuti ma taruhan untuk nentuin sapa yang bakal jadi jawara. Yah yang satu ini ga bisa dihindari lagi. Liga itali aja teman-teman sekelas biasa taruhan pa lagi ajang dunia seperti ini. Taruhannya pasti lebih besar. Padahal duitnya bisa di pake untuk hal-hal yang lebih penting.
Semoga aja piala dunia ini ga membuat semua orang lupa ma apa yang terjadi di sekitar.


Will I be that desperated?
Juni 6, 2006, 12:39 pm
Diarsipkan di bawah: Uncategorized

L is for the way you look at me
O is for the only one I see
V is very, very extraordinary
E is even more than anyone that you adore can

Love is all that I can give to you
Love is more than just a game for two
Two in love can make it
Take my heart and please dont break it
Love was made for me and you

Lagu yang di nyanyikan ma Nat King Cole jadi tema untuk kedua film yang beberapa hari lalu aku nonton. Sayangnya ga satupun yang jadi soundtracknya. ^_^ Yup, kemarin baru aja nonton The Perfect Man ma Must Love Dog. Inti ceritanya hampir sama, a woman who tried to find the love of their life. Semua usaha dah dilakukan, termasuk log in di bebepa situs seperti perfectmatch.com. hehehehe…jadi ingat friendster dan kawan-kawan.

Di The Perfect Man, wanita itu jadi ibunya Hillary Duff(as holly Hamilton). Dan saking gerah banget ngeliat tingkah Jean (the mother), dia nyusun rencana untuk menghadirkan seorang invisible man yang benar-benar perfect. Holly ngelakuin semua itu karena ga ingin ngeliat ibunya memilih pria yang salah. Selain itu Holly juga bosan ma keputusan Jean yang selalu memutuskan untuk pindah ke kota lain setiap kali patah hati.

Ide itu datang ketika ketemu paman temannya (ben). Yang dari mulutnya mengalir kata kata” When a woman gets an orchid, she feels like floating on the cloud of infinite possibility”. (ngerti ga’??? Aku ga’. ^_^ )Dan sejak saat itu, holly mulai gencar ma semua rencananya. Dari ngirim bunga, surat, email, sampai online chat dilakukan ma holly sendiri dan ngaku sebagai BEN. Gila… ngerjain ibu sendiri. Singkat cerita, setelah lama berkomunikasi, Jean ngomong pengen ketemu ma Ben. Nah loh…holly jadi kelabakan, Ben, the perfect man kan ga’ pernah ada. Ben yang asli malah ga pernah ketemu ma Jean dan saat yang sama sedang ada di upacara pernikahan… Nah Loh???? Guess what did holly do?

Pindah ke film yang kedua, Sarah (Diane Lane) di Must Love Dog ga jauh dari tingkahnya Jean. She has had a date with a lot of men. But she couldn’t find one. Padahal dia dah gabung di beberapa situs. Bahkan usaha manupulasi picture dah dia lakukan. But she found no body. Awalnya sih Sarah ga’ begitu peduli ma semua itu. Tapi dorongan keluarga yang begitu kuat sampai Sarah akhirnya nyerah. Bahkan yang pertama kali membuat account di situs seperti perfectmatch.com tuh kakak perempuannya. Hehehe….perhatian banget. ^_^ ( FYI, eh di sini voice messagenya works. Cool.. ) sampai suatu hari akhirnya ketemu ma John Cusack. Must love dog yang jadi syarat yang ditentukan Sarah, mambuat pria ini harus minjam anjing temannya. Padahal Anjing yang di bawa ma Sarah juga pinjaman dari adik laki-lakinya. Hihihihi….How’s the end?? Ga usah susah-susah mikir, sama seperti drama lainnya , it’s a happy ending movie…(maaf ya…it’s better if you watch it). Lumayanlah…untuk film akhir pekan.

After watching all those movie, I thought about something. When I grow up become a more mature woman, and all those things above happen to me, will I be that desperate ? will I do the same ways? Hihihihi..who knows? But I do believe in all the words HE says. Birth, death, soul mate, fortune and etc have been determined since I was born. Ga’ perlu khawatir, pa lagi seperti Jean ma Sarah. Someone over the rainbow is waiting for me. He will come with his white horse, pick me up to his world. That’s what they said in fairy tales. Ha..ha..ha…and I agree with all those words ^_^ Just like a song, you don’t have to be hurry in love. Just wait. The time will come. Ga’ perlu pusing mikirin semua itu. This life is too short. I have a lot of things to do before I die. And I do want to make them real. Ganbatte ne!!!!

Yah mungkin saat ini, itu jawaban yang ada di kepalaku. The possibility to change it is there. Yeah, I’m not in their age. Mmm..it’s hard to put my feet in their shoes. But if someday it happens to me, I’ll try hard not to be that wretched. Hehehe… HE will never lie to us. I believe in all the words HE said. If there’s none on earth, it means he’s in paradise. ^_^



Truck…
Juni 2, 2006, 11:53 am
Diarsipkan di bawah: Uncategorized


Kalau punya super power dan bisa memusnahkan sesuatu , aku bakal milih truck sebagai yang pertama. Gimana ga’ , kendaraan yang satu ini merupakan salah satu sumber polusi terbesar. Ga cuman polusi udara, tapi suara mesinnya bisa ngerusak gendang telinga. Dengan badannya yang besar, rasanya dia tuh pengen jadi penguasa jalanan. kalau dah lewat, harus dikasih jalan. Kalau ga’ siap-siap saja dapat asapnya yang tebal dan beracun. Blom lagi suara mesin yang bising, supirnya nekan gasnya kenceng2 tuh. Dan sepertinya semua itu dah jadi kebiasaan yang turun temurun. Dari kecil sampai sekarang aku cuman bisa nutup hidung kalau mereka lewat.T_T

Sebenarnya kalau soal polusi, ga’ cuman truck sih sebenarnya. Hampir semua kendaraan setiap detik mengotori udara. Tapi tetap dikepalaku truck tuh yang paling besar perannya. Sebenarnya kan ada undang-udang tentang emisi. Tapi hanya jadi panjangan. Ah….Kalau gini terus, berahun-tahun mendatang kematian beberapa penduduk indonesia bisa disebabkan karena polusi. Ada jalan keluarnya ga’ sih…????