See, Listen, Think and Write


My Daemon
April 28, 2007, 3:10 am
Diarsipkan di bawah: me me me

Dapat dari kobo
Walau bukunya blom selesai. tapi ga ada salahnya untuk nyoba

^_^



It’s not about the money
April 22, 2007, 9:04 am
Diarsipkan di bawah: my thought


Hari sabtu kemarin ketemu ma Mr R. Dan sempat cerita dikit tentang masalah pengunduran dirinya dari kantor. Ternyata emang ga jauh jauh dari dugaanku pas dengar kabar yang beredar di kantor. Mr R dah ga bisa bertahan lebih lama lagi karena beberapa masalah. Dan dugaan keduaku emang ga meleset, kantor dah berusaha untuk tawar menawar ma Mr R.Yah, gimana pun juga orang sehebat Mr R tuh jadi aset penting banget buat kantor. Tapi walau dah tawar menawar dah berlangsung, Mr R kukuh ma pendiriannya. Akhirnya di lepas juga. Wah….benar benar dah…menurut pendapat pribadi sih….kantor tuh bakal benar benar kehilangan orang hebat.

Walau cuman cerita dikit selama perjalanan dari kantor – Prambors – 21 – kantor, ally jadi sempat berpikir. Alasan Mr R tuh ga jauh dari alasan beberapa senior yang juga dah ga ada di kantor. Ini juga yang sempat jadi dilema selama beberapa bulan belakangan. Kalau mo dibilang masalah duit, kayaknya dah lebih dari cukup. Palagi keperluan rumah blom semua dibebankan ke ally. Tapi kalau dibilang kenyamanan kerja, itu yang jadi masalah. Akhir akhir ini, capek. Sempat terpikir untuk resign begitu kontrak berakhir. Teman teman (not in the office) juga dah ngedukung. Tapi begitu ngebahas ma M, tanggapannya malah beda. M mau ally tetap bertahan sampai benar benar ada kerjaan baru. Artinya ally harus tetap berhadapan dengan semua hal hal yang membutuhkan energi RUAR biasa besar. Harus bersedia bertanggung jawab untuk semua hal hal yang seblomnya blom pernah aku kerjakan. Dan harus tetap mengerjakan hal hal yang ga aku sukai. Jujur, tugas baru tuh benar benar bikin kaget. Karena benar benar baru adaptasinya jadi harus benar benar dipercepat. Proses belajarnya harus cepat. Mau ga mau. Memang dilihat satu sisi ally tuh capek banget. Tapi kalau diliat dari sisi yang lain, banyak hal baru yang ally dapat.

Mr R emang benar. Kerja tuh bukan hanya masalah duit. Tapi kenyamanan kerja juga penting. Hal yang selama ini dah lama hilang.

Akhirnya semalam berpikir lagi. Walau akhirnya tetap berujung sama….blom ada keputusan pasti….hiks….



Otanjoubi Omedetto
April 16, 2007, 6:20 am
Diarsipkan di bawah: my days

Hope everything will be better


Manga Vs Beethoven Cs
April 12, 2007, 4:27 am
Diarsipkan di bawah: my thought

Musik klasik dah ga asing lagi di telingaku. Walau sampai sekarang blom bisa membedakan mana karyanya Beethoven, Mozart, Chopin, Milch maupun komposer komposer besar lainnya. Selama bunyi denting piano dan beberapa instrument lain terdengar dan membentuk nada yang hebat ditelinga itu dah cukup. Hahahahaha…benar benar amatir ….

Ally akui musik klasik emang jarang banget ada di playlist Soalnya emang lebih sering dengar lagunya LARUKU, Ayumi Hamazaki dan J-singer lainnya. Kalau ga yah lagunya Suede, Weezer, Muse, dll. Selain itu, karena di kompi maupun cd ga satupun ada musik yang beraliran seperti itu. Terakhir dengar musiknya para komposer dunia tuh tahun 2005 pas masih ngajar di pengayoman. Dengarnya juga kalau lagi ga ada orang di teachers’ room. Soalnya yang punya komputer ga begitu suka. Aneh…padahal di pcnya tuh ada folder khusus untuk musik klasik.

Tapi beberapa hari belakangan , dengan bantuan multiply, Ally mulai mengumpulkan musik mereka. Terima kasih untuk semua Mpers yang udah upload. Itu semua ga lain ga bukan karena abis baca manga yang tema ceritanya tuh tentang musik. Berawal dari Piano Hutan, Nodame Cantabile, dan terakhir La cordo d’oro Primo Passo. Ratusan jempol dah buat mangakanya. Dan yang jelas mereka juga ga sembarangan gambar, dah pasti ada penelitian ini itu dulu. Pertama ga begitu ngeh. Tapi lama lama jadi penasaran ma lagu lagu yang mereka mainkan dengan piano, biola, bahkan kalau dah dalam bentuk orchestra. Di semua manga itu tergambar bagaimana setiap tokoh begitu menikmati musik yang mereka mainkan. dari rasa penasaran itu mulailah ally mengumpulkan satu demi satu. Hasilnya blom begitu banyak. Satu folder yang ada baru berkapasitas sekitar 285 MB. Masih perlu sekitar 400 MB lagi untuk bisa diburn ke CD. Terserah mau bilang ini pembajakan atau tidak yang jelas ini hanya untuk koleksi pribadi. Hehehe….

Yang jadi favoritku tuh sekarang masih ga tergantikan. Moonlight Sonata-nya Beethoven. Musik ini juga jadi OST kasus pembunuhan di Detektif Conan (Aoyama Gosho) Volume 7. Pas baca ulang sambil dengar musiknya. Fuh….saya bis atau apa yang dirasakan beberapa tokoh.

Komik eh manga manga di atas ada yang ga masuk dalam deretan manga yang Ally beli. Soalnya dah telah banget. Kalau ga salah Nodame tuh sampai volume 15. bayangkan kalau harus beli dari awal…bisa bisa buku buku pada protes. Hehehe….semoga BBM (Bursa Buku Murah) bisa secepatnya hadir di makassar. So bisa beli 4 manga hanya dengan 10.000,-. *cross my fingers

Sayangnya, ga semua telinga cocok ma musik klasik. Di teachers’ room pasti ada yang protes kalau yang berhembusa dari speaker tuh punyanya Chopin. Alasannya musiknya bikin takut. Arghhhhhhhhhhhhhh……. What The **** ? bikin takut gimana? Yah awalnya dongkol banget. Ga adil…. kalau yang dimainkan tuh RnB, ally ga pernah protes. Walau telingaku ga begitu cocok ma beberapa lagu. Tapi akhirnya mengalah. Yah…mungkin telinga awam emang ga cocok ma musik high class. (hahaha…maaf…masih emosi)
Jadi ingat kejadian di kostan. Waktu itu kk my my bawa kaset yang isinya musik klasik semua. Blom juga lima menit, mbak Y langsung protes. Alasannya bikin ngantuk…argh….padahal sengaja diputar tuh supaya bisa buat kita stay awake tanpa harus minum kopi atau ngemil. Dan lagi lagi akhirnya mengalah. Hiks…hiks…hiks…

Kayaknya dah waktu beli Mp3/Mp4 player sendiri. Ga salah emang pribahsa yang mengatakan “lain lubuk lain ikannya”. Tapi ga peduli apa kalimat kalimat miring yang mereka lontarkan. Yang jelas ally tetap suka musik klasik.

Karena manga manga itu juga, jadi pengen banget nyentuh piano….hahahahahahaha….weirdo.