See, Listen, Think and Write


Who wants my kittens?
Agustus 31, 2007, 3:30 am
Diarsipkan di bawah: cats, kitten

Over and over

Kucing kecil di rumahku bertambah. Kalau 1 juli kemarin dah tambah lima (sampai seakrang blom ada namanya), dua hari yang lalu keluarga baru kucingku punya 3 anak kucing lagi. fuh..halaman jadi semakin padat. Kakak juga dah ngeluh. Karena kalau dihitung semua kucing rumah kalau dihitung hitung jadi 12.

Keputusan terakhir, ada kucing yang harus dibuang…
Tidak….Saya sempat protes..
Tapi kakak dah tidak sanggup kalau harus mengurus kucing sebanyak itu. Saya tidak bisa komentar banyak. Soalnya yang ngurus kucing kucing itu memang kebanyakan kakak. Dari proses membersihkan sampai ngasih makan semua dikerjakan ma kakak. hehehe…

Mau di kasih ke tetangga kayaknya ga ada yang minat. hiks…Mau dikasih ke sapa lagi coba

Saya hanya tidak bisa membayangkan kalau mereka harus dibuang dijalan. Trus harus beradaptasi dengan lingkungan baru. Ketemu ma orang orang yang benci ma mereka dan tentu saja ketemu ma orang orang yang tega nendang kucing. argh….
Blom lagi kalau harus mengais makanan di tumpukan sampah…hiks…

Andai saja kucing-kucing seperti gambar – gambar foto foto diatas Pasti semua orang berebut.

Entah kapan kucing kucingku dilepas (baca:dibuang). Tapi sebelum dibuang, ada yang mau tidak? hiks…



Lunar Eclipse, I Saw it
Agustus 29, 2007, 12:56 pm
Diarsipkan di bawah: my days, my thought


Yaiy…

Akhirnya kemarin sore, setelah shalat maghrib, saya bisa melihat warna yang berbeda dari bulan yang biasanya hanya berupa lingkaran berwarna abu abu. Tapi kemarin sore menjelang malam, yang tampak adalah bulat berwarna kemerahan.

Subhanallah, untuk pertama kalinya, saya melihat gerhana bulan.dibandingkan dengan gerhana matahari, gerhana bulan terlah beberapa kali terjadi. Namun sayangnya selalu saja saya lewatkan karena kebanyakan terjadi ketika saya sudah berada di dunia mimpi. Hehe..

Dari hari senin kemarin, kompas sudah menurunkan berita tentang gerhana bulan yang terjadi kemarin sore. Menjelaskan dengan detail tentang perbedaan umbra dan penumbra serta memberikan gambaran jelas tentang wilayah – wilayah yang dapat melihat gerhana. Begitu lihat gambarnya, saya bersorak karena dari makassar juga bisa terlihat. Apalagi tertulis gerhana dapat diamati dari pukul 15.51 – 19.24 WIB. Yaiy..

Akhirnya untuk momen yang entah kapan terjadi lagi. karena masih di artikel yang sama, untuk menentukan gerhana bulan harus dilakukan perhitungan yang rumit. Yang hebat ternyata dari jama sebelum masehi, orang orang dah mulai melakukan hitung hitungan ini. Hebat…

Masih dari sumber yang sama, tertulis bahwa tahun depan tertulis kalau pihak NASA bakal meluncurkan lagi LRO (lunar Reconnaissance orbiter) untuk mengumpulkan data yang lebih lengkap tentang bulan. Bahkan di hari sebelumnya, akan ada Galatic Suite, Hotel luar angkasa, yang akan membawa penguninya mengelilingi dunia dalam 80 menit. Dan harga tidak tanggung tanggung, selama 3 hari biayanya 4 juta dollar AS. Huah…jadi ingat pas masih ngajar future tense dulu, saya pernah meminta students untuk memilih fasilitas apa saja yang akan mereka pilih dengan uang 100 juta dollar AS jika di bulan telah dibangun sebuah resort.hehehe…jawaban mereka beragam. Namun yang jelas setiap students memilih oxygen plant. Hehe…Jadi kangen.

Kalau dipikir pikir lagi, dana yang di gunakan untuk peluncuran LRO nanti pasti bakal berarti banget untuk membantu negara negara miskin…

Balik ke hari H, begitu adzan maghrib berkumandang, saya brsama dua teman yang memang sengaja saya paksa untuk tinggal sampai maghrib di sekolah segera berwudhu. Setelah membersihkan ruangan wakasek yang sudah ditinggalkan pemiliknya, dengan langkah bergegas kami bertiga keluar ruangan dan berdiri di tengah tengah lapangan. Sayangnya langit benar benar cerah dan tak satupun ada ada penampakan bulan. Setelah yakin tak ada, akhirnya kami memutuskan untuk shalat terlebih dahulu. Begitu selesai shalat, langit sudah tampak gelap. Namun sekali lagi bulan tidak kelihatan yang ada hanya kerlipan bintang yang redup. Akhirnya kami memutuskan pulang. Namun begitu berdiri di belakang masjid Nurul Iman, tiba tiba ada bulatan dengan sinar merah yang aneh. Setelah menyocokkan dengan gambar yang ada di kompas hari itu, akhirnya kami yakin, bahwa inilah yang disebut gerhana bulan. Fuh…kami sempat menghabiskan beberapa lama menikmati warna kemerahan itu sebelum akhirnya beranjak menuju masjid. Subhanallah.



Don’t Stop Me Now
Agustus 25, 2007, 2:25 am
Diarsipkan di bawah: my song


Tonight I’m gonna have myself a real good time
I feel alive
And the world I’ll turn it inside out yeah
I’m floating around in ecstasy
So don’t stop me now
Don’t stop me
’cause I’m having a good time
Having a good time

I’m a shooting star leaping through the sky
Like a tiger defying the laws of gravity
I’m a racing car passing by like Lady Godiva
I’m gonna go go go there’s no stopping me
I’m burning through the sky yeah
Two hundred degrees that’s why they call me Mr. Fahrenheit
I’m travelling at the speed of light
I wanna make a supersonic man out of you

Don’t stop me now
I’m having such a good time
I’m having a ball
Don’t stop me now
If you wanna have a good time
Just give me a call
So don’t stop me now
’cause I’m having a good time
Don’t stop me now
Yes I’m having a good time
I don’t wanna stop at all

I’m a rocket ship on my way to Mars
On a collision course
I am a satellite
I’m out of control
I’m a sex machine ready to reload
Like an atom bomb about to oh oh oh oh oh explode!
I’m burning through the sky yeah
Two hundred degrees that’s why they call me Mr. Fahrenheit
I’m travelling at the speed of light
I wanna make a supersonic woman of you

Don’t stop me don’t stop me, don’t stop me hey hey hey!
Don’t stop me don’t stop me ooh ooh ooh
I like it
Don’t stop me don’t stop me
Have a good time good time
Don’t stop me don’t stop me

Lagu dari Queen yang kayaknya tidak bisa berhenti saya nyanyikan. >.<

Beberapa hari belakangan ini entah kenapa serasa ada energi baru yang mengalir. Tiap kali bangun rasanya harus cepat cepat melompat untuk memulai sesuatu yang baru. Keinginan untuk menguasai segala sesuatu yang dibutuhkan benar benar besar. Padahal berada di garis start saja belum. Tapi tidak ada salahnya menghimpun kekuatan untuk menghadapi semua yang besar. Walau entah kapan semua hal yang saya kejar itu terwujud, yang jelas saya ingin lakukan yang terbaik. Saya percaya Allah tidak pernah ingkar akan semua janji-Nya.

Ganbatte ne!!!



Over The Rainbow
Agustus 24, 2007, 3:22 am
Diarsipkan di bawah: my childhood, my thought


Somewhere over the rainbow

Way up high

There’s a land that I heard of once in lullaby

Somewhere over the rainbow

Skies are blue

And the dreams that you dare to dream

Really do come true

Someday I wish upon a star

And wake up where the clouds are far behind me

When trouble melt like lemon drops

A Way above the chimney top

That’s where you find me

Somewhere over the rainbow, blue birds fly
Birds fly over the rainbow
Why then, oh why, can’t I?

Lagu terakhir kali saya dengar dinyanyikan ma Crystal Kay, sering banget saya nyanyikan waktu kecil begitu ngeliat lengkungan yang berwarna warni di langit sehabis hujan. Upss..bohong deng. Yang benar tuh yang satunya lagi, lagu Pelangi (you can sing along with me) ciptaannya AT Mahmud. (thanks lupin…hihi)

Hari ahad kemarin, selesai Kopdar di rumah mamie, , ada pelangi. Anak yang disebelahku tiba tiba menyeletuk. “ Eh cantik banget. Jadi ingat urutan warna transistor. HI-CO-ME-JI-KU-HI-NI-BI-U-A-PU.” Saya cuman tersenyum simpul. Sambil ikut mengucapkan Subhanallah. Jadi ingat jaman jaman STM sampai kuliah. Urutan warna warna itu dah harus diluar kepala. Pa lagi kalau dah belajar Teknik Radio ma Mr S. Terlebih lagi masih dipakai sampai semester 3 di Elektro. Kalau ga, bisa bisa harus mengulang satu percobaan praktikum 1 di laboratorium listrik dasar. Hehehe..walau pernah sekali batal, untungnya bukan karena salah membaca nilai resistor. Tapi karena ga ngerti masalah transient Hihihi..

Lihat pelangi, jadi ingat dongeng yang diceritakan oleh kakak waktu masih kecil yang masih saya percaya hampir beberapa tahun. Yah waktu kecil, saya dininabobokan dengan dongeng. Itu juga dengan rada memaksa. Hehe..Kata kakak, kalau ada pelangi, pertanda tujuh bidadari g turun dari surga untuk mandi. Karena ga pernah baca bukunya, semua cerita itu saya telan tanpa banyak tanya. Untungnya dengan kemampuan analisis yang tinggi(heleh), akhirnya saya tahu dari mana kakak bisa ngambil semua cerita itu. Cerita bidadari berasal dari cerita jaka tarub yang diperolehnya pas ngeliat lukisan-lukisan tetanggaku di tirai tirai bambu yang biasanya dipakai untuk menghalangi sengatan sinar matahari. Hehehe…pas smp ternyata bukan cuman jaka tarub saja tapi ada juga Pria yang mengalami nasih yang sama dari folkstorynya orang Tolaki, Oheo. Walau akhir ceritanya Oheo jauh lebih panjang dibanding jaka tarub. Soalnya Oheo berhasil mendapatkan kembali si bidadari.

Lain pula versinya si casper, the friendly ghost. Di dunianya, Pelangi berarti membawa berkah. Kalau bisa menemukan pangkal ataupun ujungnya, maka uang koin emas yang jumlahnya tidak sedikit akan menjadi milik sang enemu. Hihihi…kalau benar seperti itu, pelangi pasti jadi incaran setiap orang. Saya juga mau.^_^

Kalau ngeliat ulasan Tante Wiki, jelas kita menemukan hal yang jauh lebih ilmiah. Bagaimana proses terbentuknya pelangi sampai proses yang ada dibelakangnya, ga jauh beda seperti yang dipelajari di SMP dulu. Pelangi merupakan spketrum cahaya yang terbentuk karena sinar matahari menyinari beberapa tetes hujan di udara. Penjelasan tante wiki benar benar lengkap. Bahkan saking lengkapnya saya jadi mengernyitkan alis. Hehehe…


Dan dari tante wiki juga, ternyata buka cuman Jaka Tarub ataupun Oheo yang punya legenda. Bahkan di Yunani, dulunya juga dipercayai bahwa pelangi tuh memang jalan penghubung antara Surga dan Bumi. Bahkan beberapa agama juga mempercayai makna tersembunyi dari lengukang warna warni ini. Hmmmm….

Tidak berhenti sampai di situ, Pelangi juga dijadikan object lukisan, dibuat jadi lagu, (Rainbow Connectionnya Carpenters juga asyik), dijadikan nama acara ngumpulnya anak anak hippies. Terakhir di jadikan judul buku Laskar Pelangi (Rainbow Warrior) ma Ikal yang ternyata juga sama dengan nama kapalnya Greenpeace

Ga heran kalau sampai segitu. Pelangi memang indah dipandang, terutamadengan warna walau hanya bisa dinikmati sesaat. Sayangnya di musim panas upss kemarau seperti ini melihat pelangi bukan hal yang gampang. Harus nunggu hujan datang. Yang jelas, waktu musim panca robakemarin, saya sempat melihat pelangi yang ga cuman satu lengkungan. Tapi dua sekaligus. Subhanallah. Kata kata AT Mahmud memang ga salah,”…..,Pelangi alangkah Indahmu….Di langit yang biru…”



Yume, Dream, Mimpi
Agustus 5, 2007, 11:32 am
Diarsipkan di bawah: my thought


Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi – mimpi itu

-Arai

Ikal dan Arai, dua pria yang saya kenal di pertengahan bulan Juli. Sebenarnya telah lama saya mendengar kehebatan mereka. Tepatnya diakhir tahun 2005. Namun rasa pesimis menutup mata saya untuk menyambut uluran tangan mereka. Saya masih memegang keraguan besar terhadap Ikal. Saya lebih memilih berteman dengan Mr. Roald Dahl, Darren Shan dan yang lainnya dibandingkan pria yang berasal dari Pulau Belitong ini. Hingga suatu hari saya memutuskan untuk membuka pintu dan membiarkan mereka masuk. Itupun setelah nama mereka disebut sebut oleh beberapa teman dekat, senpai, maupun tutor. Hihihi..

Kepiawaian Ikal bercerita tak jarang membuat saya tertawa, tersenyum miris bahkan terharu. Dari cerita tentang teman teman SD sampai perguruan tinggi sampai tentang pengalaman hidup di Pulau Belitong hingga petualangan mereka di negara tempat Menara Eiffel berdiri anggunnya. Kegigihan Ikal dan Arai membuat saya kagum. Keterbatasan tak membuat mereka tunduk pada nasib. Putus asa tak ada dalam kamus mereka. Tak peduli berapa jauhpun jarak yang akan mereka tempuh, panas terik yang menggigit, hujan lebat dan puluhan guntur tak kan pernah jadi penghalang.

Tak lebih dari sebulan, saya banyak belajar dari semua pengalaman hidup yang penuh kegigihan dan pengorbanan itu. Mereka membuka mata saya lebih lebar. Mereka membuat saya menghargai lima huruf yang membentuk kata, MIMPI. Mereka mengajarkan kepada saya bahwa mimpi harus diwujudkan jangan biarkan ia berkarat ataupun hilang dan menguap menjadi angan yang tak berarti. Mereka mengiyakan untuk 3 K yang diucapkan oleh salah satu tutor saya. Kemampuan, Keberanian, dan Kesempatan adalah pilar pilar yang berdiri di dalam kesuksesan seseorang.

Walau Ikal yang pernah terjangkit sakit gila nomor lima ataupun Arai yang sampai sekarang mungkin masih mengidap sakit gila nomor dua puluh enak. Namun setiap kalimat yang mereka ucapkan membuat semangat saya tumbuh. Mengingatkan saya untuk kembali memungut semua mimpi yang hampir saya buang. Dan tentu saja mereka tetap mengingatkan bahwa Allah tetap memegang peran penting. Saya masih ingat kata Ikal yang dikutipnya dari Leo Tolstoy. “Tuhan Tahu tapi Menunggu.”


Mungkin perkenalan saya dengan Ikal dan Arai sedikit terlambat. Namun masih ada waktu untuk mengejar semua. Es Buah, Nanas goreng, Tornado, bahkan Ken hirai masih menunggu.

Terima kasih Ikal. Terima kasih, Arai.

Cayo Ally!!!!!