my thought

Being Alone? Ga masalah…

Ms W, teman kerjaku yang ga pernah lepas dari mobile phone. Entah untuk bicara di telpon atau ngirim sms. Ke kantin ataupun ke toko sebelah kantor pasti ga lupa bawa. Satu satunya orang di ruang teacer yang identik banget ma alat komunikasi yang semakin hari semakin banyak jenisnya.


Namun beberapa hari yang lalu, dalam sehari tak satupun deringan ataupun sms yang bunyi. Jadi agak aneh. Padahal biasanya di sela sela nulis lesson plan pasti ada satu sua bahkan lebih dari tiga sms sehari. Tapi sekarang benar benar beda. Bahklan ringtone yang dah akrab di telingaku aja ga terdengar. Usut punya usut ternyata, pria yang biasa nelpon dan ngirim sms dah ga bakal ada lagi. Singkat cerita mereka berdua dah memutuskan untuk mengucapkan kata perpisahan. Hiks…I’m so sorry to hear it ma’am.


Dan hari sabtu sore kemarin, pas perjalanan pulang dari MGH. Ms W tiba tiba bilang kalau dia tuh ga mau lagi main ke mall. Sentak semua yang ada di dalam mobil jadi kaget banget. Pas nanya, ternyata Ms W tuh ga mau liat orang orang yang ga berada pada sepatu yang sekarang gi dia pake. Ironis banget. Hanya karena seseorang, semua isi dunia jadi kosong.


Yah tak seorang pun yang ingin ataupun bisa hidup sendiri. Sejak hari masih dalam rahim ibu sampai ke liang lahat sekalipun, manusia ga bisa lepas dari bantuan orang sekitar. Emang ga salah apa yang tertulis di buku PKKN dari jaman SD dulu, manusia tuh makhluk sosial. Manusia ga bisa hidup tanpa orang lain


Ga ada salahnya kalau kita ingin sendiri, sekedar menenangkan diri dari rutinitas maupun masalah yang menyesakkan. Bahkan mengangis sampai mata sebengkak bawng bombay juga wajar aja. Tapi kalau sampai berlarut larut, sayang banget. Namun tidak berarti segalanya berakhir dan menyebabkan kita membatasi langkah kaki. Life is beautiful. Kenapa ga dibawa asyik aja. Mencintai seseorang emang dah jadi naluri kita sebagai manusia. Dan itu ga bisa dimusnahkan. Tapi bisa dialihkan dengan melakukan sesuatu yang bisa buat melupakan perih yang ada.


Banyak banget kegiatan yang bisa kita lakukan untuk mengisi waktu. Tergantung dari apa yang kita sukai. Hanging out, shopping, atau menyalurkan hobby yang dah lama tidak kita lakukan Dan mengapa tidak untuk melakukan sesuatu yang benar benar baru. Atau untuk lebih explicit, kenapa ga mencoba menengok ke belakang. Siapa tau saja ada beberapa hal yang telah kita tinggalkan dan belum terselesaikan. Atau ga, kenapa ga coba untuk mengungkapkan semua rasa dalam tulisan yang disebarluaskan di dunia luar sana. Seperti yang dilakukan orang kebanyakan saat ini.


Ga ada ruginya mencoba. Who know that we are one of the lucky blogger, yang tulisannya di lirik ma para penerbit buku. Karena sekarang dah banyak bangetkan blog blog yang dibukukan. Dan semua itu jadi debut bagi mereka untuk masuk ke dunia tulis menulis yang ga hanya untuk konsumsi diri sendiri.Liat aja beberapa orang yang dah sukses dengan blog-blog yang mereka miliki. Salah satunya Raditya Dika, yang sekarang dah melempar buku ke duanya, setelah buku pertama yang diambil dari hampir semua tulisannya di blog diterbitkan dan hasil penjualannya ga mengecewakan. Atau ga perlu sampai muluk seperti diatas. Apalagi buat kita yang baru aja terjun ke dunia tulis menulis. Yang jelas memulai kehidupan baru di dunia perblogan banyak mendatangakan manfaat baru. Contohnya saja bertambahnya teman baru. Itu terbukti.


Tulis apa aja yang ada terlintas di kepala. Seperti kata salah satu pengarang yang dah menerbitkan buku dan juga masih aktif menulis di blog, paling tidak ada satu kalimat dalam sehari. Mumpung berbagai weblog yang menyediakan fasilitas gratis. Contohnya blogger, live journal, atau multiply. Kalau masalah edit mengedit tampilan blog , hal itu bisa pelajari belakangan.

Andai saja ms W dah ngenal yang namanya blog, mungkin dia ga bakal keseringan melamun atau tiba tiba merajuk seperti beberapa hari belakangan.

Andai saja ms W dah ngenal yang namanya blog, mungkin dia bakal bisa punya buku yang lebih hebat dari buku bukunya Raditya Dika. Bahkan bisa setegar Dika seperti di buku keduanya yang penuh dengan cerita cinta yang kadang bikin miris

Andai saja ms W dah ngenal yang namanya blog. Ga perlu buang buang waktu seperti sekarang.

Andai saja…..


Being alone, it’s not a big deal. There are always way to handle it.


Ps: To Ms W, you are strong enough to face it. You are alone but you are not lonely

Advertisements

6 thoughts on “Being Alone? Ga masalah…

  1. Setuju ama Ally…

    Hidup nge blogging

    aku sih awalnya dari main2 di forum, trus merambah jadi nge blogging, nge chatting….

    bener-bener ketemu banyak teman yang baik banget…

    kayak ally… i really grateful to find you

    Thanks to the internet!

  2. *hugs kobo*

    I’m glad to know you

    Walau kita ga pernah ketemu yah…

    Ngeblog awalnya dari teman stm, tapi karena ga ngeh, benar benar berhenti.

    Trus pas ketemu ma kobo lagi, dan dikasih ma link tentang cara buat blog yang benar, akhirnya bisa. Walau jujur masih perlu ngedit sana sini. Makasih loh….

  3. benar. tdk ada yg salah dengan sendiri dan kesendirian. selama hal positif masih bisa tercipta. Tapi sampai kapan yak? Kayaknya sy sudah capek sendiri deh, dah saatnya…. hehehe

    Salam,
    your bro [Muhammad Ilham]

  4. Masalah itu mah ga perlu dikhawatirkan. Soalnya Allah ga bakal ingkar ma janjinya. Kalau ga sekarang yah mungkin besok atau besoknya lagi. Sabar aja. ^_^

    Sejak lahir semua itukan dah tertulis di buku kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s