my days · my thought

Those psychotests made me dizzy


Pekan lalu, hari senin dan selasa berturut turut saya ikut dalam psikotest. Dari dua lembaga yang berbeda. Psikotest ini untuk ketiga kalinya setelah psikotest pertama yang saya ikuti tahun 2001. Test yang pertama dan ketiga ternyata sama. Walau tak satu pun jawaban yang saya ingat. Jadi mau tidak mau saya harus mengisi dengan pengetahuan yang ada. Test yang kedua sedikit berbeda. Yang sama hanya test paulinya,gambar wartegg dan gambar orang.

Setelah nanya sana sini ma orang yang lebih kompeten ternyata urutan test psikotest yang pertama dan ketiga itu seperti ini

IST (lupa kepanjangannya apa)

Di test ini berupa pengetahuan umum, salah satu yang masih aku ingat tuh pertanyaan tentang panjang uang kertas 100 rupiah. Huah mana pernah diukur???

Trus ada test kemampuan bahasa. Mengelompokkan dua kata, mencari sinonim maupun antonym trus mencari kata yang berbeda dari deretan kata yang ada. Setelah itu masuk ke perhitungan. Kebanyakan sih perbandingan dan bisa dibilang lebih mudah dibanding SPMB (hehehe). Tapi harus dikerjakan secepat mungkin karena waktunya sebentar banget. Trus lanjut dengan deret. Kalau dah masuk soal ini benar benar harus mutar otak. Aku masi ingat soal terakhir yang tak bisa aku jawab. Mungkin karena panik. Padahal mudah banget. Mau coba?

24, 16, 12,48/5, 8, 48/7, …, …

hehehe….benar benar terkecoh…argh…

Selesai deret, masuk test gambar. Ini yang paling menantang (baca:sulit). Soalnya harus pake otak kanan. Ampun…kalau udah masuk test ini saya benar benar harus berpikir lebih cepat. Pilihan harus benar benar jitu apalagi waktunya singkat. Kubus yang dibolak balik, gambar yang dipecah – pecah menjadi beberapa bagian. Dari jaman STM, saya tidak pernah suka sama pelajaran geometri. Apalag waktu itu gurunya jarang sekali menggambar. “Yah sekarang tarik garis yang menembus bidang EFGH kemudian….” Argh..mana bisa ngerti mana kemampuan audioku blom terasah dengan baik.

Terakhir adalah menghapal kata kata yang tergabung dalam suatu kelompok. Kalau tidak salah ada Bunga, Perkakas, Binatang, Burung dan Kesenian. Tahun 2001 dulu benar benar kewalahan.

Kalau yang hari senin kemarin emang sedikit berbeda, nama testnya kalau tidak salah Culture Fair Intelligence Test. Gambar gambarnya jauh lebih rumit.

WARTEGG

Test melengkapi 8 gambar.

Kalau yang satu ini sudah tidak asing lagi. karena ketika test masuk STM saya sudah dihadapkan dengan test ini. Paling susah sampai sekarang tuh gambar kota kedua dari kiri atas. Entah harus menggambar apa. Hanya berupa tanda ~ yang sedikit miring

Gambar Pohon, Orang, dan Rumah

Kalau test masuk STM dulu hanya gambar pohon, Test hari selasa kemarin, saya harus menggambar ke tiga tiganya. Huah…tega nih.Tahu sendiri kalau soal gambar-menggambar saya menyerah. Bagaimana tidak. Oleh guru SD dulu, nilai gambar saya paling tinggi dikasih nilai 5. Padahal teman –teman yang lain bisa dapat 8. hiks…sejak saat itu otak hanya saya fokuskan untuk otak kiri. Adahal jauh dalam hati ingin bisa melukis seperti kakak. Mencampur berbagai warna – warni dan memainkan kuas diatas kanvas.

Dari semua tiga gambar di atas, yang masih bisa aku atasi tuh gambar pohon tapi kalau suda ditanya masalah gambr orang dan rumah, huah…nyerah.

Mungkin gambarku kalau dijejerkan didinding pasti diduga sebagai gambar anak TK.

Hihihi

Trus ada test yang namanya EPPS. Hari senin kemarin dapat yang 90 nomor. Tapi yang hari selasa dapat yang 225 nomor. Setiap nomor berisi dua kalimat dan harus dipilih salah satu yang sesuai dengan diri kita sendiri.

Dan yang paling seru adalah test PAULI. Ini yang jadi test yang paling saya suka. Kalau dulu testnya dua lembar bolak balik. Danperintahnya dari atas ke bawah, tahun ini kayaknya diubah. Kertasnya sekarang jauh lebih kecil dan urutannya tuh dari bawah ke atas dan perintahnya bukan garis lagi tapi pindah. Waktunya juga lebih singkat.

Fuh…dua hari yang melelahkan. Kalau gambar gambar, perhitungan dan tata bahasa untuk mengukur IQ, tapi kalau wartegg, gambar pohon, orang dan rumah, apa yang bisa mereka lihat dari sana. Yah, alhamdulillah untuk test hari senin kemarin saya lulus. Tapi untuk test hari selasa sampai sekrang blom ada pengumumannya.

Jadi penasaran apa sih yang tersembunyi dari setiap goresan yang saya tarik. Benarkah dari benda benda yang saya gambar mencerminkan kepribadian diri saya?

Ada pakar psikotest ga yah?

Advertisements

2 thoughts on “Those psychotests made me dizzy

  1. hehehe..Kalau yang dibakrie dah tinggal tunggu pengumuman.Psikotestnya, Alhamdulillah lulus.

    Yang di datacomm, sampai sekarang juga blom ada pengumuman

    *pray*

    ^_^V

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s