my days · my thought

Breakfast is the most important meal of the day, dear..


Itu kalimat yang tertulis di bab pertama novel mbak Donna yang hari ini baru Ally. baca. Ally jadi ingat kata-kata M, walau bicaranya dalam bahasa indonesia dan penuh penekanan supaya sarapan yang ada dihadapanku saat itu habis dan ga bersisa. Dan yang paling utama tuh segelas susu, kalau ga salah dulu minum susu bendera, harus tandas. Biasanya saya suka pura-pura lupa, akhirnya setiap pagi langsung di bawah pengawasan beliau. Bukannya tidak suka, tapi susu rasa coklat punya Ovaltine lebih asyik. Susu rasa vanila yang biasa dibuat ma M terkadang masih ada yang gumpalannya yang bikin eneg. Tapi nasi goreng yang dibuat ma M tuh emang nggak ada duanya. Yummy….Soalnya sampai sekarang rasa nasi goreng yang Ally buat tuh nggak pernah pas. Pasti ada aja yang kurang. Hmmm… Is there chef out there?

Waktu ada kakak, sarapan pagi pasti selalu tersedia di meja makan. Ally biasanya tinggal nunggu panggilan dari kakak. Biasanya kita buat roti yang dikasih jam atau meses atau kalau nggak donat ma sarapan yang memang di jual ma tetangga. Kalau nggak yah, ally makan masakannya kakak dan tentu saja yang tidak pernah absen dari meja makan setiap harinya, susu kalsium atau teh cap botol yang hangat.

Sekarang dah jarang banget sarapan.hiks.. Yah, penyebab utamanya sih karena kakak-kakak sudah pindah ke kota lain. Kalau sudah asyik baca koran ataupun baca buku/manga pasti teriakan naga (pinjam istilahnya Rain) di perutku tidak terdengar. Hehehehe..Apalagi kalau bukunya seru banget. Begitu ngeliat jam ternyata sudah jam 8 lewat dan jam segitu dagangan penjual tahu/tempe/ayam, sayur dan kerupuk sudah habis. Mau beli ikan, Ally nggak tahu cara masaknya. Akhirnya kalau dah nggak tahan mie instant jadi makanan untuk ngeganjal perut. Kemarin masih berani buat nasi goreng, tapi setelah dua tiga kali ngerasain buatan sendiri jadi nggak semangat lagi. Padahal Ally dah pake semua bumbu yang dibilang ma kakak dan Ephie. Apa yang salah yah? Atau karena nggak pake penyedap rasa? *clueless

Kalau sekedar nyiapin roti sih tidak masalah tapi kadang bosan hanya seperti itu terus cara penyajiannya. Pernah sih diajarin ma tante buat roti yang nggak hanya dikasih meses trus di sekelilingnya dikasih adonan yang entah campurannya apa. Tapi karena liatnya hanya sekali jadi lupa sama sekali. ^_^V

Untuk naga dalam perut bisa diajak kompromi. Jadi biasanya sarapan pagi digabung ma makan siang. Ugh…hidup mulai nggak sehat nih. Nyesal karena nggak belajar masak dari kakak, sudah terlambat. Sekarang bagaimana caranya bertahan hidup. Hehehe…tapi sarapan dengan buku, komik dan koran emang menyenangkan koq. Iya kan? *menatap ke semua penggila buku

Advertisements

5 thoughts on “Breakfast is the most important meal of the day, dear..

  1. Ovaltine?.. deen malah g suka ly.. 😦
    Klo Milo?, nah itu my favorit..
    Seperti kata mace deen juga.. “Boleh g makan siang, tapi sarapan wajib, gak boleh ditinggalin..!”

  2. @K’ Adink

    hehehe..hati hati…porsi makannya jadi lebih banyak tuh

    @Deen
    Soalnya dah dari sd nyobanya. Kalau milo hanya karena penasaran aja pas liat iklannya di TV. Tapi ternyata lebih gurih ovaltine

  3. Mbak, Perkenalkan saya ulung dari initiative media. saat ini saya sedang ngumpulin data tentang orang yang suka ovaltine, nah bisa minta tolong untuk share tentang ovaltine

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s