Uncategorized

Which One?

Ketika ke Gramedia beberapa minggu lalu dan main ke deretan buku-buku baru, ada buku terbitan Gagas Media yang kalimatnya cukup menarik. Walau nggak sampai membuat saya membawanya pulang saat itu juga


Kira kira ada kalimatnya seperti ini

Somehow, woman/man always faces three kind of person:

The One who become her/his destiny,

The One Who Love her/him

The One She/He Loves


Pilih yang mana?


Hihihi..

Kalau ditanya pilih yang mana, sampai sekarang jawaban saya masih berubah – ubah.


Waktu bicara mengenai masalah ini ma Mr As dan Ms RR, jawaban saya saat itu (tanpa pikir panjang) adalah orang yang mencintai saya dan mereka dengan kompak milih seseorang yang mereka cintai,alasannya karena mereka pengen ngelihat seseorang yang mereka cintai ketika bangun dipagi hari tanpa ada penyesalan. Bahkan mereka dengan sedikit menuduh mereka mengatakan bahwa saya hanya ingin memilih pilihan yang β€œaman”. *sigh Tahun 2004 pikiran saya belum sampai ke sana. Tapi alasan mereka masuk akal juga. Dengan mudah saya pun merubah jawaban.


Di penghujung tahun 2007, pertanyaan diatas kembali saya diskusikan dengan mbak E. Dengan cepat saya memberitahukan pilihan saya dengan alasan yang diutarakan oleh Mr AS& Ms RR beberapa tahun lalu. Mbak E sendiri ternyata memilih opsi yang kedua. Alasannya sih karena selama ini dia selalu memilih opsi yang ketiga dan yang didapatkannya hanya kekecewaan. Terlalu banyak pengorbanan didalamnya. Huah..bahasa seperti itu belum benar-benar saya mengerti.

Akhirnya pas baca buku ini, saya tidak punya jawaban lagi. Sms-sms saya pun bergulir ke beberapa orang. Jawannya ternyata berkisar di pilihan pertama dan kedua. Ga ada yang mau pilih yang ketiga.

Jadi tambah bingung!!!

Kalau seperti ini, apa memang harus milih yang pertama? Menunggu sampai Mr Right datang dengan sendirinya? Hihihi…

Allah emang udah menuliskan satu nama di buku-Nya tapi bukan berarti kita nggak bisa milih kan?

Entahlah..lagipula saya ga perlu terlalu khawatir. Saya percaya jawaban dari pertanyaan itu juga akan datang dengan sendirinya. Benar nggak?

Advertisements

13 thoughts on “Which One?

  1. nocturno said: Allah emang udah menuliskan satu nama di buku-Nya tapi bukan berarti kita nggak bisa milih kan

    itu karena Yang Maha Mengetahui udah tahu siapa yang bakal kita pilih πŸ™‚

  2. kalo rain ga setuju dengan silverhammer menurut rain, Allah memang punya satu nama untuk kita, yang terbaik untuk kita.Cuma, Allah hanya memberikan proposalnya saja, bukan memaksa kita untuk menyetujui proposal tersebut.Adalah terserah kita, mau pilih opsi2 yang lain (dalam kehidupan kan kita bertemu dengan banyak orang dan mungkin kita jatuh cinta dengan beberapa orang yang baik/buruk/dll) atau mau pilih yang dari Allah.Siapapun yang kita pilih itu baik, ga ada salahnya, tapi… yang dari Allah lah yang terbaik. So, it depend to us, mau yang baik apa yang terbaik? :)Pertanyaannya lagi… gimana mengenali seseorang itu dari Allah atau bukan?Dan setelah dapat mengenali, ada pertanyaan lanjutan: Apakah kita sanggup menerimanya sebagai ‘yang dari Allah’? πŸ™‚

  3. Ally bisa baca koq. Makanya nggak diganti…Yang lain gimana?Maksud Adi mungkin gini Rain, Apapun yang kita pilih nanti, Allah tuh udah tahu karena salah satu sifat Allah kan Maha Mengetahui. Bukan berarti Allah yang memaksa semua kehendakNya

  4. @VenomGa usah sampai sesedih itu kali…hehe…nyante aja@SmartieI’ve saved it. ;)@MinaHasil polling membuktikan banyak pilih nomor 1 dan 2 tuh min@Yulihooo…seperti itu yah@tikyutAlly nunggu undangan deh…^_^V

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s