me me me · my song · my thought

Kepompong, Ulat, Kupu-kupu dan Persahabatan

Dulu kita sahabat

Teman begitu hangat

Mengalahkan sinar mentari


Dulu kita sahabat

Berteman bagai ulat

Berharap jadi kupu-kupu


Kini kita berjalan berjauh-jauhan

Kau jauhi diriku karena sesuatu

Mungkin ku terlalu bertingkah kejauhan

Namun itu karena ku sayang


Persahabatan bagai kepompong

Mengubah ulat menjadi kupu-kupu

Persahabatan bagai kepompong

Hal yang tak mudah berubah jadi indah

Persahabatan bagai kepompong

Maklumi teman hadapi perbedaan

Persahabatan bagai kempompong

Lalalalalala

………

Kenal lyric di atas?

Ga tahu?

Hihi..wajar saja, soalnya lagu punya Sind3ntosca ini hanya di putar di Prambors. Masuk ajang Nu Buzz gitu. Katanya sih sebentar lagi album kompilkasinya keluar dan lagu ini jadi salah satu lagu didalamnya. Hmmm..beli nggak yah? Soalnya ada Aditya Sofyan juga dengan Adelaide Sky-nya. Tapi book-wishlistku tebal. Tidak mungkin mengorbankan salah satu dari mereka hanya gara gara album kompilasi ini. fuh….Kayaknya harus lebih kencang lagi kejar setorannya. Hahaha…Tjaio Ally!!!!

Sebelum diarransement( benar begini tulisannya?) ulang, lagu ini benar – benar simple. Namun karena hal itu juga yang buat lagu ini jadi menarik.

Balik ke lirik lagu, baca deh.

Ada analogi yang sampai sekarang tetap membuat saya bingung. Apa hubungan antara ulat, kepompong, kupu-kupu dan persahabatan??? Hmmm…otak saya tidak sampai ke sana. Yah, apa pun itu saya tetap suka ma lagu yang satu.

Selain itu, lagu ini juga buat saya jadi ingat ma teman dan sahabat dari jaman TK sampai bangku kuliah. *hugs all* Tidak terhitung berapa kali saya ataupun mereka menjauh hanya karena satu masalah, bahkan yang sepele sekalipun.

Ok, let check

Eva

Teman, sahabat, tetangga sekaligus partner in crime dari jaman TK sampai SMP. Tidak terhitung berapa kali kita berdua musuhan. Hanya gara – gara salah ucap, ataupun karena pisah kelas dan ketemu teman baru. tapi saya masih ingat, eva yang nangis paling keras pas saya memutuskan untuk pindah ke Makassar.

Olla

Yang tahu betul semua istilah –istilah yang saya buat, dari Secret Admirer sampai Spirit Source. Yang tidak pernah bosan dengar cerita-cerita yang sama dari tahun ke tahun.dan langsung tahu dari bunyi sms yang berawalan Dear Sarah, Love Hurt Deh, Kenapa? Bahkan tidak pernah bosan baca puisi – puisi konyol yang saya tulis. Yang mengejutkan selalu tahu beberapa hal yang tidak pernah saya ketahui sebelumnya. Padahal nginjak E1 aja cuman sekali. Hahaha..maaf la’. Yang jelas bedalah jalan ma anak yang satu ini.

Walau begitu pernah sekali Olla tuh yang beneran marah hanya gara- gara saya tidak memberikan dukungan sedikitpun pas masa-masa POSMA di Unhas. Bukannya memberikan dorongan semangat, Olla malah sempat curhat ke kakakku kalau saya tuh malah menakut-nakuti dia dengan cerita kesangaran para senior. Saya akui saya memang melakukan hal hina tersebut dan bukannya minta maaf, saya malah balik marah ke Olla. Hihi..maaf ya la’.

Tapi liat dong, kalau bukan karena cerita – cerita seramku tentang para senior, kamu kan nggak bakalan masuk STAN, ga bakalan terdampar di pulau mataram, ga bakalan sering – sering main ke Bali dan hal –hal menyenangkan lainnya. Iya kan? Hehehehe…

Sampai sekarang nggak pernah ingat apa yang buat kita baikan lagi. Bahkan terakhir kali nelpon, Olla dah lupa dengan insiden yang terjadi tahun 2001 itu.

Prima

Sama seperti olla, mbak yang satu ini selalu punya waktu untuk mendengarkan semua keluh kesahku yang nadanya sama dari sms satu ke sms yang lain. ^_^V. Prima juga yang pertama kali ngusulin untuk buat diary bertiga. Sayangnya project diary terakhir kita tahun 2007 nggak berjalan gara-gara Bapak Olla terlalu sibuk.ugh…Prima juga yang pertama kali ngenalin untuk nge-dyed rambut dengan warna ungu. Hiihi..

hmmm..kalau mbak yang satu ini nggak pernah menjauhi saya. Tapi saya satu kali, dua kali (bahkan mungkin lebih) menjauhinya. Hanya gara – gara nggak setuju dengan semua hal yang dia lakukan dan saat itu saya merasa dibohongi.Akhirnya diam-diamanlah kita berdua selama beberapa hari. Untungnya nggak lama. Yah, saat itu kita berdua dah kelas tiga. Bentar lagi kita pisah. Sayang kalau harus berantem hanya gara-gara hal yang sepele. Apalagi kita semua tahu kalau begitu lulus, prima bakal langsung balik ke Bandung. Miss ya Gal *hugs*

Kalau dipikir sih semua masalah jauh-menjauh itu disebabkan karena masalah komunikasi yang ga berjalan. Jadi ingat kasus ketua kelasku di SMP dulu. Hanya gara-gara ada isu yang beredar satu sekolah, kita jadi nggak bisa jadi teman. Untungnya pas ketemu lagi jaman kuliah, semua bisa clear lagi. hihi…

Lanjut ke Ira, Umi, dan Henny, teman-teman jaman smpku yang nggak pernah malu – malu menyebut dirinya sebagai Cute Four. Hahaha..sayangnya sekarang kita dah lost contact. Ira dan Henny nggak tahu rimbanya dimana. Ummi sih masih bisa dihubungi. Sayangnya setiap kali mencoba untuk nelpon, ga pernah diangkat. Hiks

Kakak Yuyun, My My, Eqhie

Kalau mereka sih hanya karena masalah pekerjaan.

Dan tentunya tidak berhenti sampai disana. Masih ada puluhan, ratusan bahkan lebih orang – orang diluar sana yang tercatat sebagai teman, datang dan pergi. Yah melalui tulisan aneh ini Ally cuman mau bilang maaf. Seperti yang ditulis Sind3ntosca. Mungkin memang saya terlalu bertindak kejauhan dan saat itu mungkin memang masih kekanak-kanakan.

Maafkan yah. Hitung – hitung sebelum jatah hidupku habis

^_^V

Advertisements

4 thoughts on “Kepompong, Ulat, Kupu-kupu dan Persahabatan

  1. Dah lupa tuh ly, u know me lah O ga pernah dendam n ga pernah nyari musuh never thought the way u are

    No need to sorry, there were no such thing…

    I Should be sorry for the project

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s