Diarsipkan di bawah: my thought
pergi kau ke ujung dunia
dehidrasi di gurun sahara
hilang di segitiga bermudapergi kau ke luar angkasa
hipotermia di kutub utara
hilang di samudra antartika
dan jangan kembali
Lyric Credit: Gita Gutawa
Image credit: http://farm1.static.flickr.com

Diarsipkan di bawah: me me me
I’ve found almost everything ever written about love to be true. Shakespeare said “Journeys end in lovers meeting.” What an extraordinary thought. Personally, I have not experienced anything remotely close to that, but I am more than willing to believe Shakespeare had. I suppose I think about love more than anyone really should. I am constantly amazed by its sheer power to alter and define our lives. It was Shakespeare who also said “love is blind”. Now that is something I know to be true. For some quite inexplicably, love fades; for others love is simply lost. But then of course love can also be found, even if just for the night. And then, there’s another kind of love: the cruelest kind. The one that almost kills its victims. Its called unrequited love. Of that I am an expert. Most love stories are about people who fall in love with each other. But what about the rest of us? What about our stories, those of us who fall in love alone? We are the victims of the one sided affair. We are the cursed of the loved ones. We are the unloved ones, the walking wounded. The handicapped without the advantage of a great parking space! Yes, you are looking at one such individual. And I have willingly loved that man for over three miserable years! The absolute worst years of my life! The worst Christmas’, the worst Birthday’s, New Years Eve’s brought in by tears and valium. These years that I have been in love have been the darkest days of my life. All because I’ve been cursed by being in love with a man who does not and will not love me back. Oh god, just the sight of him! Heart pounding! Throat thickening! Absolutely can’t swallow! All the usual symptoms.
-Iris-
PS: It’s not three years, but almost 9 years (lol)
Image credit: http://img.letssingit.com
Setelah menunggu sekian lama, akhirnya tadi malam bisa juga nangis sesegukan. Padahal kemarin-kemarin tuh dah berusaha untuk baca buku bahkan nyari scene yang bisa buat mata saya basah, tapi semua sia-sia. Saking lamanya, sampai ga tahu kapan terakhir mataku nih sembab.(lol)
Setelah puas ngapus air mata, tiba-tiba ingat si Amanda Woods. Jadi benar-benar ngerti gimana leganya dia. (Who is she anyway? ooww..you’d better watch The Holiday :p)
Aneh karena pemicunya tuh sepele.hahahaha…Jadi malu sendiri kalau mau ditulis di sini. Yang jelas thanks to the trigger. Ga peduli pas bangun, mataku jadi bengkak banget. Yang jelas lega. Tapi yang parah jadi pengen lagi. hahahahaha…

Images Credit: http://www.unswphotoclub.org
huhuhu..
Jangan tanya kenapa?

Yang jelas dalam beberapa bulan ini, hanya beberapa buku yang berhasil saya lahap. huhuhu….Satu buku yang dulunya bisa abis paling lama tiga hari, sekarang bisa makan waktu sampai seminggu lebih. *keluh*
Padahal buku – buku baru semakin bertumpuk.
Images credit : www.literaryfeline.com


Entah sejak kapan menulis kutipan(quote) milik seseorang jadi kebiasaan. Begitu suka sama satu dua kalimat, yang pertama saya lakukan adalah menuliskannya kembali. Setidaknya sebagian dari yang saya baca itu tidak hilang begitu saja.Itu semua saya lakukan setelah mengangguk-angguk dan senyum-senyum sendiri sebagai tanda setuju ma semua kalimat sakti itu. Kenapa sakti? Karena tidak jarang kata-kata yang mereka ucapkan memberi kekuatan tersendiri. Apalagi kalau lagi down.
Sayangnya saya nggak pernah punya buku khusus untuk semua kutipan – kutipan itu. Di mana ada kertas kosong, di situ juga saya akan menuliskannya. Hebatnya, setiap kali dibaca ulang, kata-kata itu nggak pernah terasa basi.
Dulu, pas senang-senangnya posting di multiply, setiap dapat quote baru pasti akan langsung posting. Tapi entah kenapa sekarang jadi agak malas. Kalau ga salah sih berhenti sampai quote ke 32. Atau lanjut di sini aja yah. Let’s see
Kalau dah baca semua kata-kata itu, kadang saya mikir, kapan yah saya bikin kutipan sendiri. Trus dibaca ma seseorang yang mengangguk-angguk dan senyum -senyum tanda setuju seperti yang sering saya lakukan. hihi..yeah..SomedayI’ll make my own quote.
Ah satu quote yang saya baca dari goodreads pagi ini. Begitu baca, saya jadi ingat masa SD. hihihihi
“Dance like no one is watching. Sing like no one is listening. Love like you’ve never been hurt and live like it’s heaven on Earth.” -Mark Twain-
Pic is taken from http://www.jiscdigitalmedia.ac.uk/
Akhirnya bisa nulis lagi.^__^
Ga terasa dah hampir tiga minggu tinggal di Manado. Udah mulai terbiasa dengan cuacanya. Beruntung, cuacanya nggak sepanas Makassar.Satu hal yang saya syukuri. Yah, saya memang ga tahan ma panas sih. Sedikit aja, pasti langsung meleleh. Senangnya lagi ditempatkan seruangan ma orang yang nggak nyentuh rokok. Ruangannya adem pula. Alhamdulillah…
Masalah dialek, ga ada masalah berarti. Masih pake bahasa Indonesia. Ada campuran sedikit bahasa daerah sih. Tapi bisa masih nangkap dikitlah. hehe
Yang jadi masalah cuman satu. Makanannya. Dari awal aku dah diwanti-wanti. Di Manado nggak boleh sembarang jajan. Soalnya jangan sampai ketemu ma yang diharamkan macam RW gituh. Yah sempat khawatir sih. Apalagi kemampuan masak yang nggak meningkat dari tahun ke tahun. hehehe
Sekali lagi Alhamdulillah, di dekat kantor ada tempat makan yang dijamin kebersihan dan kehalalannya. Tapi masalahnya hampir semua makanannya dikasih cabe. Huhuhuhu..dari penampakannya aja mengerikan. Liat aja contoh di bawah ini. duehh..kasihan lambungku. Untungnya Ibu pemilik kantin bisa dilobi. Jadi aku selalu minta tempe, tahu, ikan tanpa rica-rica. Tapi kalau lagi sial bisa kehabisan. Pernah suatu hari akhirnya terpaksa nelan semua cabe merah itu. Alhasil, perutku panas dan efeknya tuh sampai malam. huhuhu..Jadi ga bisa tidur. Mungkin lambung ini emang nggak bisa cepat beradaptasi..fuuhhhhhh.

Ps: Pic is taken from www.pbase.com

Setiap kali menyalakan komputer tua di salah satu ruangan di rumah, saya pasti tidak pernah lupa menyalakan winamp. Playlistnya biasanya hanya berisi musik yang saya sukai. Kalau ada musik yang asing yang tidak sengaja masuk dalam list, dengan segera saya akan menekan tombol delete.
Tapi akhir – akhir ini saya merasa jenuh dengan musik yang itu – itu saja.Sayangnya cd koleksi saya hampir semua dibawa kakak. Yang tersisa hanya satu cd yang isinya musik yang tidak pernah saya masukkan dalam playlist. Bukan karena tidak suka. Tapi telinga saya memang tidak akrab dengan semua susunan nada itu. Namun begitu mencobanya ternyata tidak buruk – buruk amat. They don’t hurt my ears
Yeah, mungkin ini cuman satu hal kecil, namun sempat membuat saya berpikir selama beberapa menit lamanya. Saya sadar kalau selama ini memang sering memilih hal – hal yang hanya membuat saya nyaman. Sehingga terkadang menolak untuk melakukan hal – hal baru dan melewatkan banyak pengalaman seru dan menyenangkan. Setidaknya itu baru saya sadari setelah beberapa tahun kemudian. Hehehe… saya akui, terkadang kehidupan saya di masa lalu terlalu plain. Terlalu banyak ketakutan. Takut jatuh, takut sakit dan puluhan rasa takut lainnya. Intinya takut untuk memulai sesuatu yang baru. hhmmmm…mungkin itu dikarenakan pengaruh disiplin yang diterapkan di rumah.
Penyesalan memang selalu datang belakangan. Hhmmm..ga nyesal – nyesal amat sih. Lagipula kesempatan untuk memperbaiki diri masih ada. All things change and I change with them.
Diarsipkan di bawah: Uncategorized
Dulu kata vampir hanya kukaitkan dengan mayat hidup pengisap darah yang nggak pernah lelah melompat ke sana ke mari yang dengan mudah di temui di film – film mandarin lama. Untuk monster penghisap darah dengan kehidupannya yang abadi, saya lebih akrab dengan kata Dracula. Baru beberapa tahun belakangan ini, terutama setelah bergaul dengan buku – buku, saya akhirnya tahu bahwa Dracula itu adalah salah satu nama vampir, yang juga tokoh fiksi di salah satu buku. Hahaha…
Di sini saya cuman pengen ngebandingin vampir dari 4 buku yang sudah saya baca. Saya yakin di luar sana ada banyak buku yang menjadikan vampir sebagai tokoh sentral mereka dan nggak kalah keren dengan cerita dari buku – buku ini

Darren Shan
Salah satu buku berseri tentang yang keren. Dari anak laki – laki yang nekad, Darren berubah jadi vampir muda yang urakan. Sejak memutuskan untuk menjalani kehidupan sebagai vampir, banyak perubahan yang terjadi pada darren. Dari kemampuan inderanya yang meningkat sampai pertumbuhan fisik yang berjalan sangat lambat.
Di buku ini makhluk – makhluk penghisap darah itu terbagi atas dua klan. Vampir yang baik dan vampir yang super duper haus. Pertempuran antara klan itu yang membuat cerita Darren ini menjadi seru.

Twilight
Tidak perlu banyak komentar tentang tokoh- tokoh vampir di buku ini. beberapa dia antara mereka bisa dibilang vampir yang keren. Nggak urakan seperti si Darren.Untuk pertama kalinya saya mendengar istilah vampir vegetarian alias vampir yang tidak mereguk darah manusia. Kemampuan mereka pun bervariasi alias nggak selalu sama. ada yang bisa membaca pikiran orang lain ataupun memprediksi masa depan. Hebatnya beberapa dari mereka bisa membuat para pembaca “meleleh”. Hahahaha…

Dracula – Bram Stoker.
Monster penghisap darah yang tidak kenal rasa kasihan dengan kegemaran memelintir leher para pria. Bisa berubah jadi anjing, serigala(bukannya musuhan?) dan kabut yang tebal. Dracula ini juga genit. Soalnya dia hanya mengisap darah para wanita. Sayangnya dengan mudah ia dikalahkan. Ahhh…di buku ini, saya baru tahu kalau di sinilah lahirnya si Van Helsing.
Pancang kayu, peluru perak, salib, dan bawang putih adalah barang – barang yang ditakuti sang monster

The Historian
Beberapa karakteristik vampir di buku ini hampir sama dengan vampir punya Bram Stoker. Namun dari semua vampir di buku yang telah saya baca, Vampir inilah yang paling kejam. Ada kata-kata baru yang saya dapatkan dari buku ini. Sula, menyula, penyula, disula. Iiihhhhh…
Yeah, tanpa pandang bulu, vampir yang disebut Vlad Drakulya ini bisa menyula siapa saja. Tapi dari semua hal- hal menyeramkan yang dilakukannya, vampir yang satu ini juga ga kalah keren ma vamir di Twilight. Liat saja komentarnya “ Aku mengikuti perkembangan dunia modern” ataupun “ Dalam hidupku, aku menyukai buku”. Ternyata nggak cuman darah yang dia cari. Hihihihi…satu lagi, sejarah kehidupannya yang berbelit – belit.
Jadi pengen baca kisah vampir yang lain. ^__^V


Kalau semua orang lagi semangat-semangatnya nanam pohon, sekarang saya pengen nebang pohon. Why oh Why?
Pohon kelapa yang sudah ada sejak kami sekeluarga pindah rumah tahun 98,sekarang udah makin tinggi. Bagus kalau pohonnya tuh bisa dibuat berteduh. Lah ini pohon kepala. Belum lagi letak pohon yang nggak strategis. Di depan rumah dan di pinggir jalan yang baru sepi kalau jarum jam dah nunjuk angka 10 malam. Yang saya khawatirkan itu kalau batang dan buahnya yang jatuh ke jalan. Trus menimpa orang di bawahnya. Gawat kan!!!Apalagi sekarang hujan dah makin deras.
Yah selama ini sih belum ada korban. Tapi kalau ngurusin batang yang jatuh tuh yang ribet. Nggak terhitung berapa kali batang – batang pohon kelapa itu nyangkut di kabel telepon. Mau nggak mau saya juga yang harus turun tangan. Ribetnya minta ampun. huhuhu
Entah mau minta tolong sapa. Ada ngga sih jasa pemotongan pohon gitu?
Image Credit: http://homepage.mac.com




















