First Thing First, yang dikatakan oleh seorang pengarang terkenal, yang bukunya terjual sampai ribuan (mungkin jutaan ribu) kopi di seluruh dunia.Siapa sih yang nggak kenal The Seven Habits of Highly Effective People. Eh sekarang sih dah ada yang ke delapan. Tapi blom baca. Yang biasa ngasih pinjam buku-buku serius dah pindah ke kota lain. hehehe.
First Thing First, yang artinya kurang lebih,hhmmm…ah, rasanya istilah itu terkenal, tak perlu saya terjemahkan lagi. Dengan asumsi semua telah membaca buku yang sempat booming di pasaran. Apa?!?!?!?!?!?! Belum pernah baca. Haduh. Where were you?
First Thing First, yang sekarang harus saya ucapkan berkali-kali dan berharap keinginan untuk memiliki sepatu itu bisa hilang secepatnya. Sayangnya daya sihir tiga kata ajaib itu ternyata tidak berkerja. Sepatu putih itu masih berkeliaran di kepala. abisnya lucu sih. Padahal ga butuh-butuh banget. Sepatu-sepatu di kost-an masih bagus. Tapi beneran pengen >.<

Nah lucu kan..huhuhu
Bisa aja sih langsung pesan, transfer DPnya, dll. Tapi itu berarti ngerusak semua rencana yang sudah kususun dari sebulan sebelumnya. Semoga aja sepatu putih itu bisa nunggu. >.<
First thing first. hahaha.Ternyata masih sempat nulis hal yang ga penting macam ini, padahal masih ada satu artikel dan transkrip rekaman yang harus diselesaikan.
PS: The shoes belong to Berbonci Shop
Setelah sekian lama punya mimpi yang terlewati begitu aja, akhirnya semalam dapat gambaran yang jelas banget. Hebatnya ga cuman satu, tapi dua sekaligus. Sayangnya gambarnya mengerikan. Pengen sih carita. Tapi kata orang mimpi buruk kan ngga boleh dibagi ke orang lain. Eh apa iya bener gitu aturannya?. Blom pernah nemu langsung sih aturannya.Kentara banget kurang baca. Untuk amannya ngikut aja dulu. Hehehehe…
Bocoran dikit; semalam tuh seperti ngeliat film thriller. Hhmm..mirip ma When A Stanger Call.T___T. Mimpi yang satunya sih ga begitu seram tapi tetep aja bikin ga nyaman.
Padahal semalam tuh dah baca doa sebelum tidur. Cuman baca yang singkat sih.
Apa pengaruh bacaanku sebelum tidur yah?
Seblom tidur baca Breaking Dawn dibab yang ngebahas tentang Kelurga Volturi , gimana kejam dan sadisnya Jane dan Aro.
Ah udahlah..semoga cuman bunga tidur
Image credit: http://tukangriweuh.wordpress.com
You’ve been my golden best friend
Now with post-demise at hand
I can’t go to you for consolation
‘Cause we’re off limits during this transition.
This grief overwhelms me
It burns in my stomach
And I can’t stop bumping into things
I thought we’d be simple together
I thought we’d be happy together
Thought we’d be limitless together
I thought we’d be precious together
But I was sadly mistaken
You’ve been my soulmate and then some
I remembered you the moment I met you
With you I knew god’s face was handsome
With you I saw fun and expansion
This loss is numbing me
It pierces my chest
And I can’t stop dropping everything
I thought we’d be sexy together
Thought we’d be evolving together
I thought we’d have children together
I thought we’d be family together
But I was sadly mistaken
If I had a bill for all the philosophies I shared
If I had a penny for all the possibilities I presented
If I had a dime for every hand thrown up in the air
My wealth would render this no less severe
I thought we’d be genius together
I thought we’d be healing together
I thought we’d be growing together
Thought we’d be adventurous together
But I was sadly mistaken
Thought we’d be exploring together
Thought we’d be inspired together
I thought we’d be flying together
Thought we’d be on fire together
But I was sadly mistaken

lyric credit to Alanis Morissette
Tadi videonya diposting ma Poe di plurk. Awalnya sih nggak yakin bakal suka, soalnya bahasa korea gitu. Tapi Poe mengarisbawahi lyricnya…hhhmmm..jadi penasaran. Dan begitu kulihat.
huaahhhh….dalam sekejap jadi berkaca-kaca. >.<. Refleks, sebersit doa dan harapan terucap dari mulut ini. hihihi.Hanya masalah waktu.
*wink and kiss bye to the eyes above*
Jadi pengen lagu dalam format MP3nya. Hitung-hitung playlist untuk menyenangkan diri sendiri bertambah lagi. Mungkin bentar bakal berburu lagi di 4shared. *wish me luck*

narang gyeolhon hae jullae?
narang pyeongsaengeul hamkke sallae?
uri duri alkongdalkong seoro saranghamyeo
na darmeun ai hana neo darmeun ai hana nako
cheonnyeonmannyeon apeuji malgo nan salgo sipeunde
soljikhi malhaeseo naega neol deo johahae
namjawa yeojasaien geuge jotago hadeonde
naega deo saranghalge naega deo akkyeojulge
nunmuri nago himi deul ttaemyeon apeul ttaemyeon hamkke apahalge
pyeongsaengeul saranghalge pyeongsaengeul jikyeojulge
neomankeum joheun saram mannan geol
gamsahae maeil neoman saranghago sipeo
narang gyeolhonhae jullaeRap) Marry me maeiri haengboge gyeowoseo
gwaensiri naeiri gidae doeneun saram
waeiri waeiri tteollineun geolkka
bogo tto bwado naegen jeirin sarang
geomeunmeori pappuri doel ttae kkaji
uri durui saengi da kkeutnal ttae kkaji
sone mureun mutyeodo nune nunmul jeoldae an mutyeoneon naui banjjok gaseum nan neoui banjjok gaseum doeeo
sumeul swineun geu sungansungan neol saranghae julkke
sigani jinaseo jureumi neureonado
kkok jigeumcheoreom neowana yeongwonhi hamkke hal geoya
naega deo saranghalge naega deo akkyeojulge
nunmuri nago himi deul ttaemyeon apeul ttaemyeon hamkke apahalge
pyeongsaengeul saranghalge pyeongsaengeul jikyeojulge
neomankeum joheun saram mannan geol gamsahae maeil neoman saranghago sipeoRap) neoneun machi eoduwotdeon nae sarmeul barkhyeojuneun bit
bogeulbogeul jjigaesoriro bangyeojuneun jip
mae mallatdeon nae mame naeryeojuneun bi
sarangiran cham uimiga damgyeoinneun si
haneuri jeonghae jun unmyeongui kkeun
neowa naui mannameun cheonsaengyeonbun
i sesangeul dajundaedo bakkul su eomneun nae sarmen ojik pyeongsaeng neoppunnaega deo saranghalge naega deo akkyeojulge
nunmuri nago himi deul ttaemyeon apeul ttaemyeon hamkke apahalge
pyeongsaengeul saranghalge pyeongsaengeul jikyeojulge
neomankeum joheun saram mannan geol gamsahae maeil neoman saranghago sipeo
narang gyeolhonhae jullaePS: Lyric belongs to Lee Seung Gi Feat Bizniz, Image Credit: http://naomitobing.wordpress.com/2009
Diarsipkan di bawah: my thought
pergi kau ke ujung dunia
dehidrasi di gurun sahara
hilang di segitiga bermudapergi kau ke luar angkasa
hipotermia di kutub utara
hilang di samudra antartika
dan jangan kembali
Lyric Credit: Gita Gutawa

Diarsipkan di bawah: me me me
I’ve found almost everything ever written about love to be true. Shakespeare said “Journeys end in lovers meeting.” What an extraordinary thought. Personally, I have not experienced anything remotely close to that, but I am more than willing to believe Shakespeare had. I suppose I think about love more than anyone really should. I am constantly amazed by its sheer power to alter and define our lives. It was Shakespeare who also said “love is blind”. Now that is something I know to be true. For some quite inexplicably, love fades; for others love is simply lost. But then of course love can also be found, even if just for the night. And then, there’s another kind of love: the cruelest kind. The one that almost kills its victims. Its called unrequited love. Of that I am an expert. Most love stories are about people who fall in love with each other. But what about the rest of us? What about our stories, those of us who fall in love alone? We are the victims of the one sided affair. We are the cursed of the loved ones. We are the unloved ones, the walking wounded. The handicapped without the advantage of a great parking space! Yes, you are looking at one such individual. And I have willingly loved that man for over three miserable years! The absolute worst years of my life! The worst Christmas’, the worst Birthday’s, New Years Eve’s brought in by tears and valium. These years that I have been in love have been the darkest days of my life. All because I’ve been cursed by being in love with a man who does not and will not love me back. Oh god, just the sight of him! Heart pounding! Throat thickening! Absolutely can’t swallow! All the usual symptoms.
-Iris-
PS: It’s not three years, but almost 9 years (lol)
Image credit: http://letssingit.com
Setelah menunggu sekian lama, akhirnya tadi malam bisa juga nangis sesegukan. Padahal kemarin-kemarin tuh dah berusaha untuk baca buku bahkan nyari scene yang bisa buat mataku basah, tapi semua sia-sia. Saking lamanya, sampai ga tahu kapan terakhir mataku nih sembab.(lol)
Setelah puas ngapus air mata, tiba-tiba ingat si Amanda Woods. Jadi benar-benar ngerti gimana leganya dia. (Who is she anyway? ooww..you’d better watch The Holiday :p)
Aneh karena pemicunya tuh sepele.hahahaha…Jadi malu sendiri kalau mau ditulis di sini. Thanks to the trigger. Ga peduli pas bangun, mataku jadi bengkak banget. Yang jelas lega. Tapi yang parah jadi pengen lagi. hahahahaha…

Images Credit: http://www.unswphotoclub.org
huhuhu..
Jangan tanya kenapa?

Dalam beberapa bulan ini, hanya beberapa buku yang berhasil saya lahap. huhuhu….Satu buku yang dulunya bisa abis paling lama tiga hari, sekarang bisa makan waktu sampai seminggu lebih. *keluh*
Padahal buku – buku baru semakin bertumpuk.
Images credit : www.literaryfeline.com


Entah sejak kapan menulis kutipan(quote) milik seseorang jadi kebiasaan. Begitu suka sama satu dua kalimat, yang pertama saya lakukan adalah menuliskannya kembali. Setidaknya sebagian dari yang saya baca itu tidak hilang begitu saja.Itu semua saya lakukan setelah mengangguk-angguk dan senyum-senyum sendiri sebagai tanda setuju ma semua kalimat sakti itu. Kenapa sakti? Karena tidak jarang kata-kata yang mereka ucapkan memberi kekuatan tersendiri. Apalagi kalau lagi down.
Sayangnya saya nggak pernah punya buku khusus untuk semua kutipan – kutipan itu. Di mana ada kertas kosong, di situ juga saya akan menuliskannya. Hebatnya, setiap kali dibaca ulang, kata-kata itu nggak pernah terasa basi.
Dulu, pas senang-senangnya posting di multiply, setiap dapat quote baru pasti akan langsung posting. Tapi entah kenapa sekarang jadi agak malas. Kalau ga salah sih berhenti sampai quote ke 32. Atau lanjut di sini aja yah. Let’s see
Kalau dah baca semua kata-kata itu, kadang saya mikir, kapan yah saya bikin kutipan sendiri. Trus dibaca ma seseorang yang mengangguk-angguk dan senyum -senyum tanda setuju seperti yang sering saya lakukan. hihi..yeah..SomedayI’ll make my own quote.
Ah satu quote yang saya baca dari goodreads pagi ini. Begitu baca, saya jadi ingat masa SD. hihihihi
“Dance like no one is watching. Sing like no one is listening. Love like you’ve never been hurt and live like it’s heaven on Earth.” -Mark Twain-
Pic is taken from http://www.jiscdigitalmedia.ac.uk/
Akhirnya bisa nulis lagi.^__^
Ga terasa dah hampir tiga minggu tinggal di Manado. Udah mulai terbiasa dengan cuacanya. Beruntung, cuacanya nggak sepanas Makassar.Satu hal yang saya syukuri. Yah, saya memang ga tahan ma panas sih. Sedikit aja, pasti langsung meleleh. Senangnya lagi ditempatkan seruangan ma orang yang nggak nyentuh rokok. Ruangannya adem pula. Alhamdulillah…
Masalah dialek, ga ada masalah berarti. Masih pake bahasa Indonesia. Ada campuran sedikit bahasa daerah sih. Tapi bisa masih nangkap dikitlah. hehe
Yang jadi masalah cuman satu. Makanannya. Dari awal aku dah diwanti-wanti. Di Manado nggak boleh sembarang jajan. Soalnya jangan sampai ketemu ma yang diharamkan macam RW gituh. Yah sempat khawatir sih. Apalagi kemampuan masak yang nggak meningkat dari tahun ke tahun. hehehe
Sekali lagi Alhamdulillah, di dekat kantor ada tempat makan yang dijamin kebersihan dan kehalalannya. Tapi masalahnya hampir semua makanannya dikasih cabe. Huhuhuhu..dari penampakannya aja mengerikan. Liat aja contoh di bawah ini. duehh..kasihan lambungku. Untungnya Ibu pemilik kantin bisa dilobi. Jadi aku selalu minta tempe, tahu, ikan tanpa rica-rica. Tapi kalau lagi sial bisa kehabisan. Pernah suatu hari akhirnya terpaksa nelan semua cabe merah itu. Alhasil, perutku panas dan efeknya tuh sampai malam. huhuhu..Jadi ga bisa tidur. Mungkin lambung ini emang nggak bisa cepat beradaptasi..fuuhhhhhh.

Ps: Pic is taken from www.pbase.com












